OASE Edisi Minggu

Berakar Dalam Firman

BACAAN HARI INI

Matius 4:1-11

RHEMA HARI INI

Mazmur 119:105 Firman-Mu itu pelita bagi kakiku dan terang bagi jalanku.

Berikut ini adalah kutipan perkataan tokoh-tokoh besar dunia tentang betapa dahsyatnya Alkitab:
– “Betapa besar pengharapan saya terhadap Alkitab, sehingga lebih lagi anak-anak saya membaca Alkitab, maka saya lebih yakin bahwa mereka adalah warga negara yang berguna dan istimewa.” John Adams
– “Saya percaya bahwa Alkitab adalah pemberian Allah yang terbaik kepada manusia. Semua yang baik dari Juru Selamat dunia disampaikan kepada kita melalui Alkitab.” Abraham Lincoln
– “Saya menemukan ada 95 orang yang terkenal di dunia selama hidup saya, dan 87 diantaranya adalah pengikut Allah melalui Alkitab.” W.E. Gladstone
– “Saya menemukan lebih banyak tanda-tanda keaslian di dalam Alkitab daripada dalam sejarah sekuler manapun juga.” Isaac Newton
– “Tidak mungkin orang dapat memimpin atau mengatur dunia ini dengan baik, tanpa mengenal Allah melalui Alkitab.” George Washington
– “Alkitab adalah dasar dari kebebasan, itu telah saya katakan dan selalu saya katakan. Pelajarilah dengan seksama buku yang suci itu, untuk menjadi warga negara, ayah, suami, atau istri yang baik.” Thomas Jefferson
– “Pendidikan tanpa pengarahan yang baik, sama halnya memberikan senjata kepada orang yang tidak bertanggung jawab. Pengarahan yang baik didapat dari Aklitab.” Theodore Roosevelt

Kalau tokoh-tokoh besar dunia ini saja mengerti betapa luar biasanya Firman Tuhan, sehingga mereka membaca, menggali dan merenungkan Firman Tuhan, bagaimana dengan kita? Apakah kita sudah menjadikan Firman Tuhan sebagai pedoman yang menuntun seluruh langkah kehidupan kita? Para raksasa rohani adalah orang-orang yang hidupnya berakar kuat pada Firman Tuhan. Itulah alasannya iman mereka tidak mudah goyah, sebab mereka menancapkan akar-akar iman mereka kepada kebenaran Firman Tuhan yang tidak berubah.

Kalau kita ingin menjadi raksasa-raksasa rohani, pilihannya tidak bisa lain selain kita mendasarkan hidup kita kepada kebenaran Firman Tuhan. Firman Tuhan harus menjadi petunjuk utama bagi seluruh kehidupan kita. Firman Tuhan harus kita jadikan sebagai sumber jawaban bagi setiap permasalahan kita. Saat kita menjadikan Firman Tuhan sebagai pedoman bagi hidup kita, maka langkah-langkah kita akan terpimpin menuju kepada anugerah besar yang sudah Tuhan sediakan bagi kita. Ikutilah kotbah minggu ini “Rooted in His Word,” atau “Berakar Dalam Firman.” Dapatkan jadwal ibadah lengkap gereja kita di https://gbika.org/site/lokasi-dan-jadwal-ibadah/ Anda juga bisa mengikuti ibadah Keluarga Allah melalui streaming di www.keluargaallah.tv

RENUNGAN
Jadikan FIRMAN TUHAN sebagai PEDOMAN UTAMA bagi hidup kita.

APLIKASI
1. Bagaimanakah pembacaan dan perenungan firman Tuhan Anda selama ini?
2. Seberapa pentingnyakah membaca dan merenungkan Firman Tuhan bagi hidup Anda?
3. Komitmen apa yang akan Anda lakukan supaya hidup Anda bisa berakar di dalam Firman?

DOA UNTUK HARI INI
“Tuhan, kami bersyukur atas firman-MU yang menjadi petunjuk bagi hidup kami. Kami percaya firman-MU akan menuntun langkah kami menuju kepada rencana-MU yang besar dalam hidup kami. Teguhkan komitmen kami untuk senantiasa membaca, merenungkan dan melakukan firman-MU sehingga kami bertumbuh menjadi raksasa-raksasa rohani di dalam Engkau. Terima kasih Tuhan. Di dalam nama Tuhan Yesus kami berdoa. Amin.”

 ————————————————————————————————————————————————–

Pentingnya senantiasa membangun persekutuan dengan Tuhan terus-menerus.

Kita tahu bahwa tanpa hubungan yang intim dengan Roh Kudus sebenarnya kita ini kosong. Itu sebabnya gereja kita sangat mendorong bahkan menyediakan fasilitas supaya jemaat bisa membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan melalui ReKA (Renungan Keluarga Allah) yang dibagikan kepada setiap jemaat setiap pagi.

Tetapi sebenarnya, untuk sebuah pertumbuhan rohani yang sehat, kuat, serta konsisten, kita tidak cukup hanya bersekutu dengan Tuhan 1x di pagi hari saja, melainkan kita harus melakukannya dengan konsisten, setiap saat bersekutu dengan Tuhan.

Secara jasmani saja, kita bisa saja makan 1x dalam 1 hari, tetapi kekuatan tubuh kita tidak akan bisa maksimal jika dibandingkan dengan kalau kita makan 3x sehari. Demikian juga dalam hal minum obat, kebanyakan obat harus diminum 3x sehari supaya tubuh kita yang sakit bisa segera sembuh. Oleh sebab itu bagaimana mungkin kita bisa berpikir bahwa roh kita bisa kuat kalau kita hanya memberi makan roh kita 1x sehari saja? Kita perlu memberi makan manusia roh kita setidaknya 3x sehari, sama seperti kita memberi makan manusia jasmani kita.

Kita bisa melihat Tuhan Yesus, teladan yang sempurna bagi kita semua. Bagaimana IA terus-menerus membangun hubungan yang intim dengan Bapa-Nya. Pagi-pagi benar, ketika hari masih gelap, Tuhan Yesus sudah duduk diam di bawah kaki Tuhan. Siang hari di tengah-tengah kesibukan-Nya melayani orang-orang yang membutuhkan mujizat-Nya, Tuhan Yesus melepaskan diri dari keramaian dan datang kembali kepada Tuhan. Malam hari, ketika kebanyakan orang sudah tidur, Tuhan Yesus menyediakan waktu khusus untuk bersekutu dengan Tuhan.

Begitu juga dengan kehidupan Daud. Dikatakan di dalam Alkitab bahwa 7x dalam sehari Daud memuji-muji Tuhan. Ini artinya Daud memiliki persekutuan yang konsisten dan terus-menerus dengan Tuhan. Demikian juga dengan Daniel. 3x sehari Daniel berlutut, berdoa, serta memuji Allah. Smith Wigglesworth, hamba Tuhan yang dipakai Tuhan membangkitkan banyak orang mati, berkata ia tidak berdoa lebih dari 15 menit, tetapi ia tidak akan melewatkan 15 menit berlalu tanpa berdoa. Tidak heran jika orang-orang besar yang dipakai Tuhan luar biasa itu memiliki kehidupan roh yang kuat, mantap dan penuh kuasa.

Itulah sebabnya mengapa penting sekali bagi kita untuk terus-menerus membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan. Namun, kendala yang terjadi di banyak kehidupan kita sehari-hari adalah seringkali kita lupa bersekutu dengan Tuhan saat kita sudah disibukkan dengan berbagai macam hal yang harus kita kerjakan sepanjang hari itu. Itu sebabnya saat ini ReKA hadir 3x dalam sehari untuk mengingatkan kita supaya senantiasa membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan terus-menerus sepanjang hari. Dengan adanya ReKA setiap pagi, siang, dan malam ini, maka kita akan terus didorong membangun persekutuan yang intim, kuat, dan konsisten dengan Tuhan sehingga manusia roh kita semakin lama akan semakin dibangun dan dikuatkan untuk melakukan hal-hal yang besar bagi kemuliaan Tuhan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *