OASE Edisi Sabtu

TANGGUNG JAWAB DALAM FAVOR YANG TUHAN BERIKAN

 

Matius 28:1-20

RHEMA HARI INI

Matius 28:19-20 Karena itu pergilah, jadikanlah semua bangsa murid-Ku dan baptislah mereka dalam nama Bapa dan Anak dan Roh Kudus, dan ajarlah mereka melakukan segala sesuatu yang telah Kuperintahkan kepadamu. Dan ketahuilah, Aku menyertai kamu senantiasa sampai kepada akhir zaman.”

 

Zaman ini, banyak anak Tuhan yang mempraktikkan kekristenan yang salah kaprah. Ketika kita menjalani kehidupan bersama Tuhan setiap harinya, yang kita pikirkan hanyalah besarnya berkat yang Tuhan janjikan bagi setiap anak-Nya. Kita mengartikan hidup yang berkemenangan sebagai kenaikan jabatan, kesuksesan usaha, impian sejuta dolar, atau kehidupan serba nyaman bak kaum jetset. Tanpa disadari, kehidupan pun terpusat pada diri kita sendiri. Sementara semua keinginan itu tidaklah salah, tetapi motivasi di balik semua itu dapat menjauhkan kita dari apa yang sesungguhnya Tuhan inginkan dalam hidup kita.

 

Memang benar, Allah teramat mengasihi kita. Sampai-sampai Dia tidak menyayangkan Anak-Nya sendiri, tetapi menyerahkan-Nya bagi kita semua. Bagaimana mungkin Allah yang seperti itu tidak mengaruniakan segala sesuatunya kepada kita (Rm. 8:32)? Namun, kita lupa, tujuan pertama Allah setelah menyelamatkan kita bukanlah mengabulkan semua keinginan hati kita, tetapi membentuk hati kita serupa dengan Kristus. Dia memiliki suatu tugas khusus bagi kita dan menyiapkan kita untuk menggenapinya. Dalam buku “The Purpose Driven Life”, Rick Warren menulis bahwa salah satu tujuan Allah menciptakan kita adalah untuk sebuah misi. Yang dalam bahasa Latin, kata misi juga berarti “mengutus.” Hal ini dikuatkan dengan pesan yang Yesus sampaikan kepada murid-murid-Nya sebelum terangkat ke surga. Dia mengutus mereka, dan sekarang kita, untuk melanjutkan misi-Nya.

 

Sepatutnya kita menyadari, segala sesuatu yang hendak Tuhan karuniakan bagi kita tidaklah sama dengan apa yang selama ini kita bayangkan. Semua yang kita terima dari Tuhan bukanlah untuk kepentingan kita sendiri. Tuhan rindu, agar kita memakai pemberian-Nya untuk menjalankan tugas kita. Agar kita dapat membagikan Kabar Baik di mana pun Tuhan menempatkan kita, dan menuntun yang lainnya kepada Kristus. Jika kita dapat menunjukkan tanggung jawab kita dalam mengelola berkat-Nya, Dia pun akan semakin mencurahkan favor-Nya bagi kita. (MV.L)

 

RENUNGAN

Jangan GUNAKAN FAVOR yang Tuhan berikan untuk diri sendiri, tetapi untuk menjadi SAKSI KRISTUS dan MEMPERLUAS KERAJAAN ALLAH di muka bumi

 

APLIKASI

  1. Apa yang selama ini Anda lakukan dengan berkat yang Tuhan berikan?
  2. Menurut Anda, apakah berkat dan favor Tuhan adalah suatu pemberian atau kepercayaan? Mengapa?
  3. Bagaimanakah cara yang menyenangkan hati Tuhan dalam menggunakan berkat atau favor yang Dia berikan kepada Anda?

 

DOA UNTUK HARI INI

“Bapa, ampuni kami apabila selama ini kami masih menggunakan favor yang Engkau berikan untuk kepentingan kami sendiri. Tuntun kami selagi kami menggunakan favor-Mu untuk keperluan pekerjaan Kerajaan-Mu. Di dalam nama Tuhan Yesus kami berdoa. Amin.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>