OASE Edisi Selasa

Asal Muasal Personal Revival

BACAAN HARI INI

Mazmur 1:1-6

RHEMA HARI INI

Mazmur 1:2-3 tetapi yang kesukaannya ialah Taurat TUHAN, dan yang merenungkan Taurat itu siang dan malam. Ia seperti pohon, yang ditanam di tepi aliran air, yang menghasilkan buahnya pada musimnya, dan yang tidak layu daunnya; apa saja yang diperbuatnya berhasil.

“Maaf, aku harus menyelesaikan presentasi untuk meeting jam dua nanti,” jelas Hanna saat rekan kerjanya mengajak makan siang. Setelah ditinggal sendirian, ia mengeluarkan roti yang dibelinya tadi pagi di warung dan memakannya dengan cepat. Sebulan yang lalu, atasannya mengatakan bahwa ia sedang mempertimbangkan Hanna dan seorang lainnya untuk promosi jabatan. Semua itu tergantung kinerja siapa yang lebih baik dalam beberapa bulan ke depan. Semenjak itu, bukan hanya jam makan siang yang sering dilewatkan Hanna. Setiap pagi ia hampir tidak sempat sarapan karena ingin datang lebih awal di kantor. Ia baru bisa makan dengan benar malam-malam setelah lembur. Itu pun kalau ia tidak terlalu lelah dan langsung menuju tempat tidur. Akhirnya, Hanna ambruk di tempat kerja dan harus dibawa ke rumah sakit. Bukan hanya kesehatannya yang rusak, promosi jabatan pun terlepas dari tangannya.

Tak bisa diabaikan, pola makan kita sangat menentukan kualitas hidup kita. Tidak peduli sehebat apa pun potensi kita, tanpa didukung tubuh yang kuat dan sehat, kita tidak bisa mencapai tujuan-tujuan kita. Demikian pula dengan kehidupan rohani kita. Sering kali kita merindukan terobosan dalam roh atau kebangunan rohani secara pribadi, tetapi kita melupakan asupan bagi manusia rohaniah kita.

Tidak bisa tidak, kita perlu memperhatikan makanan rohani kita, yaitu firman Tuhan, dan bagaimana kita mengonsumsinya. Rhema hari ini jelas mengatakan, hanya orang-orang yang merenungkan firman siang dan malam, yang dapat berakar, bertumbuh subur, dan berbuah pada musimnya. Dengan demikian, pastikan kita memiliki waktu yang cukup setiap harinya, bukan hanya untuk membaca firman, tetapi juga merenungkannya. Sampai firman itu menjadi rhema dan mengakar kuat dalam hidup kita. Saat kita bertumbuh dalam firman, Allah akan senantiasa menyegarkan manusia roh kita dan membangkitkannya menjadi raksasa rohani yang luar biasa. (MV.L)

RENUNGAN
PERSONAL REVIVAL lahir dari KEHIDUPAN FIRMAN YANG KUAT

APLIKASI
1. Bagaimanakah kehidupan firman yang Anda miliki selama ini?
2. Mengapa kita perlu memiliki kehidupan firman yang kuat?
3. Bagaimana Anda dapat mulai membangun kehidupan firman yang kuat?

DOA UNTUK HARI INI
“Bapa yang baik, terima kasih Engkau telah mengingatkan kami untuk berakar kuat dalam firman-Mu hari ini. Bangkitkanlah kami, agar kami dapat menjadi raksasa rohani yang bisa Engkau pakai untuk mempermuliakan nama-Mu. Di dalam nama Tuhan Yesus kami berdoa. Amin.”

 ————————————————————————————————————————————————–

Pentingnya senantiasa membangun persekutuan dengan Tuhan terus-menerus.

Kita tahu bahwa tanpa hubungan yang intim dengan Roh Kudus sebenarnya kita ini kosong. Itu sebabnya gereja kita sangat mendorong bahkan menyediakan fasilitas supaya jemaat bisa membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan melalui ReKA (Renungan Keluarga Allah) yang dibagikan kepada setiap jemaat setiap pagi.

Tetapi sebenarnya, untuk sebuah pertumbuhan rohani yang sehat, kuat, serta konsisten, kita tidak cukup hanya bersekutu dengan Tuhan 1x di pagi hari saja, melainkan kita harus melakukannya dengan konsisten, setiap saat bersekutu dengan Tuhan.

Secara jasmani saja, kita bisa saja makan 1x dalam 1 hari, tetapi kekuatan tubuh kita tidak akan bisa maksimal jika dibandingkan dengan kalau kita makan 3x sehari. Demikian juga dalam hal minum obat, kebanyakan obat harus diminum 3x sehari supaya tubuh kita yang sakit bisa segera sembuh. Oleh sebab itu bagaimana mungkin kita bisa berpikir bahwa roh kita bisa kuat kalau kita hanya memberi makan roh kita 1x sehari saja? Kita perlu memberi makan manusia roh kita setidaknya 3x sehari, sama seperti kita memberi makan manusia jasmani kita.

Kita bisa melihat Tuhan Yesus, teladan yang sempurna bagi kita semua. Bagaimana IA terus-menerus membangun hubungan yang intim dengan Bapa-Nya. Pagi-pagi benar, ketika hari masih gelap, Tuhan Yesus sudah duduk diam di bawah kaki Tuhan. Siang hari di tengah-tengah kesibukan-Nya melayani orang-orang yang membutuhkan mujizat-Nya, Tuhan Yesus melepaskan diri dari keramaian dan datang kembali kepada Tuhan. Malam hari, ketika kebanyakan orang sudah tidur, Tuhan Yesus menyediakan waktu khusus untuk bersekutu dengan Tuhan.

Begitu juga dengan kehidupan Daud. Dikatakan di dalam Alkitab bahwa 7x dalam sehari Daud memuji-muji Tuhan. Ini artinya Daud memiliki persekutuan yang konsisten dan terus-menerus dengan Tuhan. Demikian juga dengan Daniel. 3x sehari Daniel berlutut, berdoa, serta memuji Allah. Smith Wigglesworth, hamba Tuhan yang dipakai Tuhan membangkitkan banyak orang mati, berkata ia tidak berdoa lebih dari 15 menit, tetapi ia tidak akan melewatkan 15 menit berlalu tanpa berdoa. Tidak heran jika orang-orang besar yang dipakai Tuhan luar biasa itu memiliki kehidupan roh yang kuat, mantap dan penuh kuasa.

Itulah sebabnya mengapa penting sekali bagi kita untuk terus-menerus membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan. Namun, kendala yang terjadi di banyak kehidupan kita sehari-hari adalah seringkali kita lupa bersekutu dengan Tuhan saat kita sudah disibukkan dengan berbagai macam hal yang harus kita kerjakan sepanjang hari itu. Itu sebabnya saat ini ReKA hadir 3x dalam sehari untuk mengingatkan kita supaya senantiasa membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan terus-menerus sepanjang hari. Dengan adanya ReKA setiap pagi, siang, dan malam ini, maka kita akan terus didorong membangun persekutuan yang intim, kuat, dan konsisten dengan Tuhan sehingga manusia roh kita semakin lama akan semakin dibangun dan dikuatkan untuk melakukan hal-hal yang besar bagi kemuliaan Tuhan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *