MENEMUKAN KEMBALI KASIH BAPA

Jumat, 12  Agustus 2022

RHEMA HARI INI

Lukas 15:20 _ Maka bangkitlah ia dan pergi kepada bapanya. Ketika ia masih jauh, ayahnya telah melihatnya, lalu tergeraklah hatinya oleh belas kasihan. Ayahnya itu berlari mendapatkan dia lalu merangkul dan mencium dia.

 

Sebagai orang percaya kita patut bersyukur karena Tuhan yang kita sembah adalah Bapa yang sungguh teramat baik dan selalu mengasihi anak-anakNya. Kita dapat melihatnya dari kisah perumpamaan yang Kristus sampaikan tentang anak yang hilang. Sekalipun anak bungsu itu telah memilih untuk meninggalkan bapanya dan menghabiskan harta miliknya, namun kemudian ia memutuskan untuk kembali pulang saat kondisinya sudah jatuh melarat. Sang bapa bukan saja sama sekali tidak mengungkit-ungkit kesalahan dan perbuatan yang menyakitkan hat yang telah dilakukan anak bungsunya itu, tetapi justru menyambutnya dengan tangan terbuka dan penuh kasih. 

Perumpamaan anak bungsu yang hilang menggambarkan kasih setia seorang bapa kepada anaknya yang tanpa batas. Dia bersukacita karena anaknya masih hidup dan kembali kepadanya. Bapanya mengampuni kesalahan anaknya dan tetap mengakuinya sebagai anak. Seperti itulah kasih Tuhan kepada kita yang sering menyakiti hati-Nya. Jika bapa di dunia saja melakukan hal demikian, terlebih Bapa kita di Sorga.  Ia yang disebut Maha Pengasih dan Penyayang, pasti akan menerima kita kembali apa adanya bagi setiap kita yang mau berbalik kembali ke rumah Tuhan. 

Bukannya kemarahan dan penghakiman, tetapi di rumah Tuhan kita bisa mendapatkan kembali hal yang pernah hilang dari hidup kita, yaitu kasih dan penerimaan! Inilah yang disebut dengan rumah Tuhan adalah rumah cinta! Tempat dimana kasih Bapa memenuhi dan memuaskan hati kita kembali. Inilah saatnya kita semua berbalik kembali pulang dan menetap di rumah Tuhan. Jangan sampai kita terjerumus tipu daya si jahat yang selalu menawarkan kepuasan daging kita untuk meninggalkan rumah Tuhan yang pada akhirnya hanya akan menjatuhkan kita. 

RENUNGAN

Tidak ada PENGHAKIMAN ketika kita KEMBALI KE RUMAH TUHAN, justru disitu KITA TEMUKAN KASIH BAPA yang sejati.

APLIKASI

  1. Apa yang membuat Anda ragu untuk kembali dan tertanam di Rumah Tuhan?

  2. Mengapa tidak ada tempat yang lebih baik dari berada dalam Rumah Tuhan?

  3. Bagaimana cara kita meresponi undangan Bapa untuk kembali ke Rumah-Nya?

DOA UNTUK HARI INI

“Bapa kami menyesal dan rindu untuk kembali tinggal tertanam di dalam rumah-Mu. Lembutkan hati kami agar kami memiliki keberanian untuk pulang kembali ke rumah Tuhan. Karena kami tahu, disaat kami kembali, kami akan menemukan kasih-Mu. Dalam nama Tuhan Yesus Kristus, kami berdoa. Amin”

 

BACAAN ALKITAB SETAHUN

Kejadian 10-12;      Matius 4

Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *