PENYEMBAHAN YANG DISUKAI TUHAN

Rabu, 27 April 2022

RHEMA HARI INI

Mazmur 63: 2-3 – Ya Allah, Engkaulah Allahku, aku mencari Engkau, jiwaku haus kepada-Mu, tubuhku rindu kepada-Mu, seperti tanah yang kering dan tandus, tiada berair. Demikianlah aku memandang kepada-Mu di tempat kudus, sambil melihat kekuatan-Mu dan kemuliaan-Mu.

Menerima pujian adalah hal biasa bagi Risa. Ia cantik, pintar, dan berbakat. Ibarat bintang di langit, bisa dibilang ia adalah bintang yang paling bersinar dalam dunia perfilman. Lama-kelamaan, berbagai sanjungan yang ia terima pun terasa hambar. Bahkan, tak jarang Risa merasa semua itu hanyalah kata-kata manis agar mereka bisa menarik perhatiannya dan kemudian membuatnya memenuhi permintaan mereka. Entah itu dari hal kecil seperti mendapatkan tanda tangan dan foto bersama, agar ia bersedia melakukan wawancara eksklusif, tampil di acara tertentu, atau bergabung dalam macam-macam bisnis yang ditawarkan kepadanya. Namun rasanya berbeda ketika orang-orang terdekat Risa yang memujinya. Dari ekspresi wajah, nada suara, dan bahasa tubuh mereka, Risa bisa sungguh-sungguh melihat bahwa mereka tulus mengagumi dan bangga padanya. Itu sebabnya, Risa selalu mengingat-ingat mereka, dan tanpa mereka isyaratkan pun, ia selalu ingin memberikan mereka hadiah yang bisa membuat mereka tesenyum, menyediakan waktunya di tengah-tengah kesibukannya, serta memberikan bantuan apa pun tanpa diminta.

Ya, bukan sekedar kata-kata, tetapi pujian yang keluar dari hati yang tulus mengasihi. Itulah pujian yang bisa menyentuh hati penerimanya. Demikian pula saat kita memuji menyembah Tuhan. Ketika kita datang ke hadapan-Nya, apakah kita memuji Tuhan hanya dengan bibir kita, atau kita datang dengan hati yang sungguh-sungguh merindukan dan senang dekat-dekat kepada-Nya?

Satu hal perlu kita ketahui, hanya saat hati kita dekat kepada Tuhan, hati-Nya disenangkan. Hanya pujian dan penyembahan yang keluar dari hati yang intim kepada Tuhan, yang bisa menggetarkan hati-Nya. Ketika itulah, kita bisa menjadi kesukaan Tuhan. Mujizat penyembahan tercurah dari sorga dan kita pun akan melihat bagaimana Tuhan bekerja dalam segala sesuatu yang terjadi dalam hidup kita, bahkan yang terburuk sekalipun, untuk mendatangkan kebaikan bagi kita. (MV.L)

RENUNGAN

Penyembahan yang disukai Tuhan adalah PENYEMBAHAN DENGAN KEINTIMAN kepada Tuhan.

APLIKASI

  1. Apakah yang dimaksud dengan penyembahan dengan keintiman kepada Tuhan?
  2. Mengapa Tuhan menyukai penyembahan dengan keintiman kepada-Nya?
  3. Bagaimana Anda bisa menyembah Tuhan dengan keintiman kepada-Nya?

DOA UNTUK HARI INI

“Bapa yang baik, ajari kami untuk bisa menjadi penyembah-penyembah yang menyenangkan hati-Mu. Kami rindu untuk bisa dekat dengan-Mu dan mengetahui isi hati-Mu. Biarlah melalui pujian penyembahan dan hidup kami, nama-Mu bisa dipermuliakan. Di dalam nama Tuhan Yesus, kami berdoa. Amin.”

BACAAN ALKITAB SETAHUN

Pengkhotbah 1-3              2 Korintus 11:16-33

Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *