NGARAI SIANOK

Ngarai Sianok adalah sebuah lembah curam atau yang biasa disebut jurang, yang terletak di perbatasan kota Bukittinggi, di kecamatan IV KotoKabupaten Agam, Provinsi Sumatera Barat. Lembah ini memanjang dan berkelok sebagai garis batas kota dari selatan ngarai Koto Gadang sampai ke ngari Sianok Anam Suku, dan berakhir di kecamatan Palupuh. Ngarai Sianok memiliki pemandangan yang sangat indah dan juga menjadi salah satu objek wisata andalan provinsi Sumatera Barat selain jam gadang, atau kota Bukittingginya.

Ngarai Sianok yang dalam jurangnya kurang lebih sedalam 100 m ini, membentang sepanjang 15 km dengan lebar sekitar 200 m, dan merupakan bagian dari patahan yang memisahkan pulau Sumatera menjadi dua bagian memanjang yang disebut dengan patahan SemangkoPatahan ini membentuk dinding yang curam, bahkan tegak lurus dan membentuk lembah yang hijau—hasil dari gerakan turun kulit bumi atau secara geografis disebut dengan gerakan sinklinal—yang dialiri Batang Sianok atau yang dalam bahasa sehari-harinya adalah sungai Sianok yang airnya sangatlah jernih. Di zaman kolonial Belanda, jurang ini disebut juga sebagai karbouwengat atau kerbau sanget, karena banyaknya kerbau liar yang hidup bebas di dasar ngarai ini.

Ngarai Sianok memiliki dua dinding yang hampir vertikal dan saling berhadapan. Tingginya sekitar 100 sampai 200 meter dan panjangnya sekitar 15 km. Dinding ini membentuk ngarai dimana Anda bisa melihat ladang padi yang luas dan sungai yang menghiasi setiap sudut di ngarai ini. Ngarai Sianok dipisahkan oleh Kota Bukittinggi dan Gunung Singgalang.

Keindahan Ngarai Sianok secara keseluruhan juga dapat anda lihat dari Taman Panorama yang terletak di Kota Bukittinggi atau jika anda merasa kurang, anda bisa juga pergi langsung ke Ngarai, yang merupakan area pemukiman penduduk dan ladang padi. Untuk menikmati pemandangan dari taman Panorama, para pengunjung dikenakan biaya masuk sebesar Rp. 5.000 per orang.

Selain keindahan ngarai, pengunjung juga bisa berwisata sejarah dengan mengunjungi bunker peninggalan Jepang yang berada di dasar ngarai.

Ngarai Sianok adalah tempat terindah yang dimiliki Provinsi Sumatra Barat. Anda dapat membuktikan keindahan ngarai paling tersohor di Indonesia ini pada saat matahari terbit atau pada saat matahari tenggelam. Anda akan mendapati betapa besarnya kuasa Tuhan menciptakan keindahan tingkat tinggi seperti di tempat ini.

Di Taman Panorama, pengunjung  dapat menikmati pamandangan indah  Ngarai sambil menikmati makan siang anda di Gazebo yang banyak terdapat di sekitar ngarai. Anda bisa mengambil  foto pemandangan  Ngarai yang memesona. Banyak potografer dan pelukis datang ke Ngarai Sianok untuk mengabadikan pemandangan indah hasil dari keajaiban alam ini, jadi jika kebetulan anda tidak membawa perlengkapan foto yang memeadai, anda bisa memanfaatkan fasilitas ini.

Taman Panorama juga memiliki teater mini untuk pertunjukan  kesenian lokal.

Batang Sianok kini bisa diarungi dengan menggunakan kano dan kayak yang disaranai oleh suatu organisasi olahraga air bernama “Qurays” (Kureis). Rute yang ditempuh adalah dari nagari Lambah sampai jorong Sitingkai nagari Palupuh selama kurang lebih 3,5 jam. Di tepiannya akan banyak dijumpai tumbuhan langka seperti rafflesia dan tumbuhan obat-obatan lainnya. Fauna yang juga bisa anda jumpai misalnya monyet ekor panjang, siamangsimpairusababi hutanmacan tutul, dan juga tapir.

Ngarai  Sianok memiliki banyak sumber daya alam, maka tidak heran tanaman padi tumbuh subur di kaki ngarai Sianok. Berada sekitar 1 km barat daya Bukittinggi. Pengunjung dapat mengendarai mobil pribadi atau ado/andong (kereta tradisional) dari pusat kota ke Taman Panorama yang berada di jalan Panorama sambil menikmati udara yang sejuk di Bukittinggi.

Dari Bandara Internasional Minangkabau, Anda bisa menyewa mobil atau bus mini dari Padang ke Bukittinggi dengan jarak dari Padang ke Bukittinggi sejauh kurang lebih 90 km.

Jika Anda ingin memanjakan mata Anda dengan menikmati keindahan Ngarai Sianok dari Taman Panorama, Anda bisa menggunakan Gazebo sambil melihat monyet-monyet yang bermain riang di sekitar taman. Ada sebuah menara dengan tinggi 20 meter dekat toko suvenir dimana Anda bisa melihat keindahan Ngarai Sianok lebih jelas. Alternatif lain, pengunjung bisa pergi dengan mengedarai mobil pribadi sepanjang 2 km  ke pemukiman kecil dan ladang padi di kaki Ngarai.

Kios-kios di dalam taman hanya menjual makanan dan minuman ringan saja.  Namun di luar taman Anda bisa menemukan banyak restoran yang menjual nasi kapau Jadi jangan takut kelaparan.

Penginapan di sekitar Ngarai Sianok mungkin saat ini tidak tersedia, namun anda bisa mengginap di Bukit tnggi yang jaraknya tidak terlalu jauh dari Ngarai Sianok. Di Bukittinggi terdapat beberapa pilihan hotel seperti: Hotel Kharisma, Grand milano, Hotel Campago atau yang lumayan bagus Hotel Pusako. Disini juga banyak hotel melati yang aman, nyaman, murah, semua dekat dengan objek wisata. Tapi jika ingin menginap saat long weekend, sebaiknya Anda memesan terlebih dahulu.

Deretan kios-kios yang menjual aneka cinderamata, seperti kaos, lukisan Ngarai Sianok, tas, kerajinan tangan, dan lain-lain dapat ditemui di bagian sebelah utara Taman Panorama.

Jika Anda ingin berkunjung ke Ngarai Sianok lebih baik Anda datang lebih awal untuk melihat  matahari terbit atau menunggu saat matahari terbenam karena pada saat-saat inilah Anda akan  menyaksikan pemandangan yang luar biasa indahnya. Karena lokasinya yang jauh dari pemukiman akan lebih baik jika Anda menempuh tempat ini dengan berjalan kaki, atau menggunakan mobil pribadi bisa juga dengan Ado/Sado jika Anda ingin pergi ke Taman Panorama sebagai alternatif lain untuk menikmati pemandangan Ngarai Sianok.

SELAMAT BERWISATA.

 

Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *